Masih Penasaran dengan Menstruasi?

Fakta tentang Darah: Kehilangan Darah & Kekurangan Zat Besi

Waktu kamu menstruasi , darah yang hilang sebetulnya cuma sedikit kok. Biasanya hanya sekitar 2 sampai 5 sendok makan. Kelihatannya bisa lebih banyak kalau dilihat dari flek darah di tampon atau pembalutmu. Jangan khawatir. Jika kamu kehilangan darah jauh lebih banyak dari 5 sendok makan, baru perlu perhatian dokter. Ini pun juga bukan berarti kamu beresiko terhadap kanker leher Rahim kok, jadi ngga usah panic ya.

Jangan Panik Ketika...

  • Ada bercak darah yang cukup banyak di pembalut (sanitary pad) kamu.

    Darah yang sedikit pun akan langsung diserap oleh pembalut yang terbuat dari kapas atau tampon. Ketika hal ini terjadi, darah yang jumlahnya sedikit pun jadi kelihatan banyak. Tapi jangan salah, pembalut atau tampon yang penuh biasanya perlu diganti setiap 3 jam sekali, ini juga perlu untuk menjaga pembalutmu tetap higienis dan menjagamu jauh dari bau badan. Derasnya menstruasi kamu mencapai puncaknya di dua hari pertama. Jadi di hari keempat atau kelima kemungkinan menstruasi kamu sudah berkurang. Ini yang biasanya terjadi pada siklus menstruasi normal pada wanita.

  • Terdapat gumpalan darah saat menstruasi.

    Gumpalan pada darah menstruasi adalah lapisan dinding rahim yang luruh pada masa menstruasi. Kelihatannya memang seperti gumpalan darah, karena tertutup oleh darah. Kalau dilihat lebih dekat baru bisa dilihat bahwa sebenarnya ini adalah jaringan yang terasa seperti lapisan karet yang tipis.

Kehilangan Darah yang Sebenarnya

  • Kamu mengalami kadar menstruasi yang berlebihan lebih dari 3-4 hari. Pembalut (sanitary napkin)

    mu selalu basah setiap jamnya dan kamu harus sering menggantinya. Jika hal ini terjadi lebih dari 3 hari, kamu harus segera menghubungi dokter. Kalau kamu terlihat pucat atau merasa mau pingsan, jangan tunggu sampai tiga hari. Buru-buru deh ke dokter.

  • Darah yang keluar bisa jadi bukan darah menstruasi.

    Coba cek sumber-sumber pendarahan lainnya. Masalah saat buang air kecil atau buang air besar harus dipertimbangkan. Dokter kamu bisa membantumu dengan melakukan pemeriksaan pada urin atau kotoranmu.

Anemia Kekurangan Zat Besi dan Menstruasi

Pada saat menstruasi, selain kehilangan sedikit darah, ada lagi zat yang juga akan berkurang pada masa ini. Zat ini disebut ZAT BESI. Ketika darah diuraikan oleh tubuhmu, zat besi yang ditemukan di dalam darah akan didaur-ulang. Jadi, ketika kamu kehilangan darah, kamu juga kehilangan zat besi. Zat besi penting buat mempertahankan warna merah pada darah dan juga menjaga fungsi-fungsi lain di tubuhmu. Kalau kadar zat besi dalam darah baik, kapasitas darah untuk membawa oksigen dan nutrisi lainnya ke bagian tubuh lain akan terjaga. Kekurangan zat besi karena makanan yang tidak sehat, kehamilan dan menstruasi hebat dapat berakibat Anemia Kekurangan Zat Besi.

Fakta Penting tentang Zat Besi dalam siklus Menstruasi pada wanita:

     

  • Kamu kehilangan 15-20 mg zat besi di masa mensturasi. Wanita hamil dan ibu menyusui memerlukan lebih banyak zat besi setiap harinya.

  • Makanan yang kaya zat besi adalah daging merah, apel, pisang, terong, dan sayuran berdaun hijau.

  • Makan makanan bergizi biasanya cukup untuk memenuhi kebutuhan zat besimu sehari-hari.

  • Saat menstruasi, kamu mungkin perlu tambahan zat besi misalnya dengan tablet suplemen zat besi. Terlebih lagi kalau kamu ngga makan daging merah.

Artikel MENSTRUASI